PDAM MERUGI KISARAN TIGA MILYAR SERATUS JUTA

dalamPerusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Cirebon merugi kisaran tiga milyar seratus juta rupiah, hal ini merupakan keprihatinan kita semua agar kedepan langkah-langkah yang harus kita ambil untuk memajukan PDAM tentu saja bukan hanya tanggung jawab Direktur Utama, Direktur Umum maupun Direktur Teknis tetapi kesemuanya adalah tanggung jawab kita semua. Hal itu disampaikan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra, MM. M.Si saat memimpin Apel Pagi di Kantor PDAM, Selasa (13/05/2014).

Bupati mengajak bersama-sama untuk membenahi diri, memaksimalkan diri bekerja secara maksimal. Iinilah langkah-langkah yang disampaikan Bupati  Cirebon. Khususnya kepada Direktur Utama, Direktur Umum dan Direktur Teknis hal ini harus disikapi bersama kenapa terjadi kerugian-kerugian ini yang harusnya tidak mesti terjadi.

PDAM adalah Badan Usaha Milik Daerah yang saat ini sedang kita galakan untuk mengoptimalkan, saya (Bupati) melihat perjalanan kurun waktu satu tahun kebelakang yang dipimpin oleh saudara Yadi sebagai Direktur Utama mengalami beberapa kenaikan dan pembaharuan yang hal ini tentu saja kedepan agar lebih ditingkatkan kembali supaya PDAM benar-benar bisa pulih dan mampu untuk berdiri sendiri.

Hal-hal lain, saya  selaku Kepala Daerah Bupati Kabupaten Cirebon tentu saja agar mengkomunikasikan dengan saya selaku Kepala Daerah sebagai penanggung jawab dalam perusahaan BUMD yang ada di lingkup Kabupaten Cirebon.

Dalam apel tersebut Bupati meminta ma’af dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan menjabat menjabat Bupati Kabupaten Cirebon baru pertama kali saya berkunjung di kantor  PDAM Sumber. Hal ini bukan karena saya mengesampingkan akan tetapi keterbatasan waktu yang sangat padat dengan kegiata-kegiatan. Oleh karena itu saya (Bupati) tekankan sekali lagi kita tetap tunjukkan kebersamaan, loyalitas terhadap pimpinan dan utamakan kinerja sebagai tanggung jawab moral sebagai pegawai di lingkup, karena itu merupakan tanggung jawab kita semua bukan hanya dipertanggungjawabkan dihadapan pimpinan tapi yang utama adalah dihadapan Tuhan Yang Maha Esa.

(Bens/Yons, Diskominfo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.